Melindungi lingkungan adalah isu yang sangat hangat saat ini – dan memang seharusnya begitu. Lagipula, hal itu tidak hanya dapat menyelamatkan planet ini, tetapi juga diri Anda sendiri! Ya, Anda dapat meningkatkan kualitas kesehatan fisik, mental, emosional, dan finansial hanya dengan membuat pilihan hidup ramah lingkungan. Saat kita bersiap untuk merayakan Hari Kesehatan Lingkungan Sedunia pada tanggal 26 September, mari kita berupaya untuk meningkatkan kesehatan lingkungan, dan dalam prosesnya, kesehatan kita sendiri. Berikut adalah 10 cara sederhana untuk melakukannya. Pastikan juga Anda memiliki perlindungan asuransi kesehatan yang memadai agar tetap aman secara finansial selama keadaan darurat.
1. Tinggalkan mobil Anda di rumah:
Emisi karbon dari mobil tidak hanya menambah polusi, tetapi berkendara ke mana-mana juga berkontribusi pada gaya hidup yang kurang aktif. Jika Anda perlu bepergian jarak pendek, berjalan kaki atau bersepedalah – Anda tidak hanya akan mengurangi tingkat emisi, tetapi juga menjadi lebih sehat dan bugar. Anda juga dapat berbagi kendaraan untuk pergi bekerja atau menggunakan transportasi umum beberapa hari dalam seminggu. Baik Anda mengemudi atau menggunakan transportasi umum, kecelakaan dapat terjadi kapan saja. Lindungi diri Anda dengan asuransi kesehatan terbaik untuk mencegah tabungan Anda habis untuk biaya pengobatan.
2. Pikirkan untuk dapat digunakan kembali saat Anda minum:
Tahukah Anda bahwa botol plastik sekali pakai yang digunakan untuk minum air mengandung kontaminan kimia yang dapat berdampak buruk pada kesehatan Anda? Plastik yang tidak dapat terurai secara alami juga berbahaya bagi lingkungan. Investasikan pada botol air minum stainless steel ramah lingkungan yang dapat Anda bawa ke mana-mana. Hindari menggunakan sedotan plastik untuk minum, mintalah sedotan bambu yang dapat terurai secara alami, atau cukup minum langsung dari gelas. Untuk minuman panas, bawalah termos Anda sendiri dan hindari gelas sekali pakai.
3. Kenakan pakaian yang lebih sehat:
Menurut World Wildlife Fund, bahan kimia seperti perfluorinasi (PFC) yang digunakan pada pakaian agar tidak kusut dan berkerut, tidak hanya berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga telah dikaitkan dengan kanker. Pilihlah pakaian organik dan ramah lingkungan. Sebaiknya kenakan pakaian yang terbuat dari wol, sutra, rami, atau katun organik.
4. Pilih makanan yang ditanam secara lokal atau organik:
Buah dan sayuran yang dijual di sebagian besar supermarket dipetik beberapa minggu sebelum Anda akhirnya mengonsumsinya. Pestisida dan bahan kimia berbahaya lainnya digunakan untuk menjaga kesegaran buah dan sayuran. Jika Anda membeli makanan yang ditanam secara lokal dari pasar petani atau bahkan menanam sendiri, Anda tahu bahwa produk tersebut segar. Anda juga dapat bertanya kepada petani apakah mereka menggunakan metode organik atau apakah mereka menggunakan pestisida atau pupuk. Selain berhati-hati dengan apa yang Anda makan, belilah juga polis asuransi kesehatan untuk diri sendiri dan orang yang Anda cintai.
5. Bersihkan air dan lingkungan:
Air yang tercemar merupakan akar penyebab banyak masalah kesehatan seperti kolera dan tifus, serta menjadi tempat berkembang biak nyamuk yang menyebabkan malaria dan demam berdarah. Tidak hanya itu, pembuangan polutan ke air juga merusak lingkungan, flora dan fauna akuatik, serta mengurangi kesuburan tanah. Industri harus memurnikan limbah mereka melalui instalasi pengelolaan limbah dan air limbah yang efektif dan efisien, sementara individu harus memasang filter air yang akan memurnikan air sebelum dikonsumsi.
6. Gunakan pembersih alami:
Deterjen dan pembersih yang tersedia di pasaran bersifat keras dan mengandung banyak bahan kimia. Jika pembersih keras ini digunakan untuk membersihkan, bahan kimia tersebut akan lepas ke lingkungan dan dapat menyebabkan penyakit seperti asma dan ruam kulit. Beralihlah ke pembersih organik dan alami. Campurkan cuka, garam, dan soda kue untuk mencuci piring. Boraks atau soda cuci sangat efektif untuk membersihkan lemak dan lantai. Campuran cuka dan air dengan perbandingan yang sama merupakan pembersih yang sangat baik untuk kaca, kamar mandi, toilet, dan lantai.
7. Jadikan dunia tempat yang lebih hijau:
Sebagai individu, ada kegiatan kecil yang dapat kita lakukan untuk menyelamatkan lingkungan. Seperti pepatah lama, setiap tetes air berkontribusi pada lautan, dan upaya kecil kita secara gabungan memiliki dampak besar. Tanam beberapa pohon di kebun/balkon/teras. Pohon-pohon ini tidak hanya akan memberi Anda hasil bumi organik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih tenang, meningkatkan jumlah oksigen, dan menjaga rumah tetap sejuk. Pohon-pohon ini akan bertindak sebagai perlindungan kesehatan alami.
8. Kurangi konsumsi daging:
Produksi daging menghasilkan banyak emisi gas rumah kaca. Selain itu, deforestasi besar-besaran dilakukan untuk membuat lahan penggembalaan ternak. Hal ini menyebabkan kerusakan lingkungan yang sangat besar. Para pemakan daging juga cenderung memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi, penyakit jantung, dan menderita obesitas. Cobalah untuk mengurangi konsumsi daging dan beralih ke diet vegetarian. Namun pastikan untuk mendapatkan protein yang cukup dari tahu, kacang-kacangan, selai kacang, dan telur.
9. Mencuci pakaian dengan cara yang lebih organik:
Penelitian menunjukkan bahwa jasa pencucian kering menggunakan bahan kimia bernama perchloroethylene, yang kemungkinan bersifat karsinogenik. Setelah pakaian dicuci kering, sebagian bahan kimia tersebut tetap berada di dalam kain yang dapat membahayakan kesehatan dan lingkungan. Oleh karena itu, pilihlah deterjen yang lebih sehat dan ramah lingkungan. Dan pastikan Anda memiliki asuransi kesehatan yang memadai jika Anda terkena penyakit serius meskipun telah mengambil semua tindakan pencegahan.
10. Tanam makananmu sendiri:
Berkebun bukan hanya terapi, tetapi juga olahraga yang baik. Mulai dari menyiapkan lahan, menanam benih, merawat tanaman, hingga memanennya, semuanya melibatkan aktivitas fisik yang cukup banyak. Memelihara kebun organik di rumah memastikan Anda mendapatkan hasil panen terbaik dan paling segar tanpa menggunakan pestisida. Bantu lingkungan dan tetap bugar… apa yang lebih baik dari itu?